Anime

Sabtu, 23 November 2013

Maaf, Aku tidak Sengaja*


Maaf, Aku tidak Sengaja*




Aku tidak sengaja jatuh cinta. Aku tidak sengaja mencuri-curi pandang ketika aku bersama kamu. Dan ketika kamu melihat ke arahku, aku tidak sengaja membuang pandanganku sejauh-jauhnya, lebih jauh dari rekor lempar lembing yang pernah tercipta, hanya untuk tetap menjaga kamu tidak tahu aku sedang memandangmu.
Aku tidak sengaja merasa senang berada dalam satu momen bersamamu. Aku tidak sengaja mengharapkan kamu ada ketika kamu dan aku tidak dalam ruang dan waktu yang sama. Celingukanku membuktikannya.
Aku tidak sengaja berharap semua barang yang kupinjamkan padamu tidak kamu kembalikan sekaligus. Aku tidak sengaja berharap kamu meminjam satu barang lagi dariku setiap kamu mengembalikan barang lainnya. Semuanya tidak sengaja beralasan agar kita tetap bertemu.
Aku tidak sengaja mengaktifkan phenylethylamine dari sistem limbik otakku saat dekat kamu. Dan itu memicu euphoria. Aku tidak sengaja sangat suka suara tawamu terhadap leluconku. Ketika kamu aku goda, aku tidak sengaja nyaman menerima cubitan manja kamu yang mendarat di perutku. Aku tidak sengaja panik jika kehabisan bahasan obrolan ketika aku berbincang dengan kamu. Rasanya dimensi waktu lari terbirit-birit jika aku sedang bersama kamu, seolah kebersamaan aku dan kamu begitu menakutkan bagi waktu.
Aku tidak sengaja menawarkan baju hangatku ketika kamu kedinginan. Ah, aku tidak sengaja terus membayangkan wangi parfummu yang tertinggal di baju hangatku. Terus menerus, hingga pagi menjelang, handphone-ku adalah yang pertama ku-check. Aku tidak sengaja kecewa jika ada SMS namun bukan kamu pengirimnya. Aku tidak sengaja khawatir jika tidak tahu kabarmu.
Demi Tuhan, aku tidak sengaja uring-uringan ketika kamu tidak ada di tempat biasanya ketika aku cari. Aku tidak sengaja mencari tahu banyak hal tentangmu.
Aku tidak sengaja jatuh cinta kepadamu. Aku tidak sengaja benci membayangkan ini semua hanya pesan yang gagal aku decode dengan baik. Pesan yang kamu kirimkan begitu rumit, atau alat pen-decode-ku yang kalut tertutupi canggung, takut, rindu, cemas, harap, dan kawan-kawannya?
Aku tidak sengaja menjadikanmu “karena” dalam setiap “mengapa” yang bermuara di benakku.
Maaf, aku tidak sengaja…
Kamu tidak harus sengaja untuk jatuh cinta.

Sabtu, 16 November 2013

4 Tempat Buat Nikmatin Hujan

4 Tempat Buat Nikmatin Hujan


Sekarang lagi musim hujan atau mungkin karena langit lagi PMS jadi bawaannya marah dan nangis mulu (lah berarti langit itu cewek dong?), bikin jemuran gak kering dan kita jadi mager buat pergi ke luar. Sayangnya, pawang hujan pun kayaknya gak efektif buat mencegahnya.

Karena cuaca lagi gak bersahabat gini, hujan di sana-sini. Mungkin ada beberapa dari kita yang suka, ada juga yang nggak. Tapi yaudahlah ambil aja sisi positifnya.

Ada beberapa hal di dunia ini yang nggak usah dipertanyakan, cukup diterima dan dinikmati saja. Sama seperti hujan ini, ada baiknya kita nikmati saja. Kapan dinikmatinya? Ya ketika hujan. Di mana? Di sini...

Di Balik Jendela
Di balik jendela selalu jadi tempat favorit banyak orang untuk menikmati hujan. Di satu sisi, seiring turunnya bulir demi bulir tetesan hujan di kaca jendela, bersatu dengan bulir lainnya, pikiran kamu melayang membayangkan seseorang yang kamu peduliin, bertanya-tanya gimana keadaannya sekarang. Apakah dia kedinginan? Apakah dia kesepian? Apakah dia dalam keadaan aman?

Di sisi lain kamu juga bersyukur gak lagi di luar seperti orang-orang yang lagi neduh karena kejebak kenangan hujan dan basah-basahan ditambah kedinginan akibat serangan hujan.


Di Halte
Lagi anteng bawa motor, gak ada kuda-kuda gak ada aba-aba tiba-tiba...

SSHHRRR...

Seketika kamu menambah tarikan gas motor kamu buat mempercepat laju motor kamu untuk nyari tempat neduh.

Biasanya, kalo di tengah perjalanan lagi hujan orang-orang bakal nyari halte terdekat buat neduh. Di halte orang bakal bakal berkumpul kayak orang lagi arisan, beberapa di antaranya nikmatin hujan, sambil... you-know-what-I-mean, mulai dari makan gorengan, makan bakso, atau sekadar ngelamun ngelihat tetesan airnya jatuh ke aspal.

Di Mobil
Buat kamu-kamu pengendara roda empat, ada kenikmatan sendiri nikmatin hujan di dalam mobil apalagi saat itu lagi macet dan gak sengaja keputer lagu galau.

Hujan selalu punya cerita...

Ketika hujan turun, pikiran serasa teralihkan dan terfokus mikirin hal yang mungkin udah kamu kubur dalam-dalam jauh dari ingatan kamu, atau kamu jadi mikirin hal-hal kecil yang terjadi di sekitar kamu saat itu.

Seperti rintik hujan yang nempel di permukaan kaca, orang-orang yang berlari untuk mencari tempat neduh, anak-anak kecil yang mencari rezeki dengan menjajakan ojek payung. Seketika itu pula... kamu bersyukur kalo kamu itu beruntung.


Di Tengah Hujan
Dan tempat terbaik untuk menikmati hujan adalah dengan berada di antara setiap tetesannya.


Nah, itulah 4 tempat buat nikmatin hujan menurut gue. Kamu suka yang mana? Atau punya tempat favorit sendiri yang gak gue sebutin di atas? Monggo disebutin di kolom komen, y

Rabu, 06 November 2013

5 Tanda Kamu Sudah Menuju Dewasa

5 Tanda Kamu Sudah Menuju Dewasa

Dewasa adalah kata yang masih asing di telinga gue. Meskipun banyak quote yang ngomong soal kedewasaan, ataupun banyak orang yang putus karena alasan ini, gue tetep ngerasa asing dengan kata ini karena emang nggak banyak orang yang bahas soal kedewasaan

Di toko-toko buku kita bisa dapetin banyak buku motivasi buat jadi kaya, atau bahagia, atau buat sukses MLM dan meraih mimpi serta kapal pesiar, tapi jarang banget yang ngasih panduan buat jadi dewasa Atau gimana sih rasanya jadi dewasa.


So here it goes, panduan buat lo, atau cuma sekadar check-list buat ngeliat ke diri lo sendiri, apa lo udah ada di tahap dewasa atau belum. Enjoy!


1.    Mulai Bertanggung Jawab sama Kepentingan Diri Lo Sendiri
Let’s get it straight. Gue dan lo pasti diajarin sama orang tua kalo tanda kita udah dewasa adalah dapet mens buat yang cewek, dan mimpi basah buat yang cowok. Dan itu bener. Berarti lo udah punya tanggung jawab untuk menjaga alat kelamin lo supaya nggak menghasilkan makhluk baru ketika lo belum siap.

Ada masanya juga di mana lo eksplorasi dalam hal seksual sama pacar lo. Ada yang cuma sebatas ciuman aja, ada yang kejauhan sampe coitus (ini bahasa keren–(dan agak ilmiahnya)–ML, btw), dan ada yang sengaja nggak mengekslporasi sama sekali. Nah, ketika lo mulai sadar akan adanya kebutuhan seksual di diri lo dan lo sadar lo harus bisa mengendalikan itu dengan baik, itu salah satu tanda lo udah beranjak dewasa. Ketika lo bisa bertindak gak cuma buat muasin kebutuhan biologis lo sendiri, gue cuma bisa bilang: selamat datang di klub orang-orang dewasa!


2.    Mulai Malu Ngeliat Kelakuan Jaman Dulu
Gue yakin, aib sebagian besar orang-orang Indonesia ada di album Friendster dan Facebook mereka. Dimulai dengan alamat email sebelum kita tercerahkan akan pentingnya menuliskan alamat email dengan nama jelas, dan juga pentingnya menjaga image yang kita punya, kita semua pernah punya alamat email yang kita simpen rapat  dengan segel “AIB.”  Lalu album foto yang akhirnya di-set private –atau bahkan dihapus–, karena peluang buat dijadiin meme dan disebar di Path terlalu besar. Nah, ketika lo mulai bisa melihat kelakuan lo di masa lalu itu menyenangkan tapi cukup di masa itu aja dan nggak mau ngulanginnya lagi kalo nggak ada tema buat mengenang masa lalu, welcome to the boring club of mature people, Sis and Bro!


3.    Mulai Mikirin Keluarga
Setiap orang punya masanya buat bandel dan ingin memberontak, sama kayak tiap cewek ada masanya buat jadi tomboy, cuma ada yang keterusan kayak Mitha The Virgin, ada juga yang balik lagi. Begitu juga hubungan anak manusia dengan keluarganya. Gue yakin pasti semua orang pernah iri dengan kehidupan keluarga orang lain. Pernah ngerasa nggak nyambung sama keluarga dan akhirnya milih buat ngejauh dari semua yang ada kaitannya dengan keluarga. Pernah mikir kalo bokap nyokap lo nggak ngertiin lo sama sekali.

Nah, ketika lo bisa ngatur ego lo untuk bisa nggak ngelawan mereka lagi, atau bisa ngalahin ego lo sendiri cuma buat ngeliat mereka nggak sedih lagi di usia mereka yang udah tua, gue bisa bilang lo sedang mengalami pendewasaan.


4.    Mulai Mengatur Waktu Buat Tidur
Waktu kecil gue benci banget kalo disuruh tidur siang, penginnya main sama temen-temen. Pas kuliah, hidup gue jadi terbalik. Gue menyembah tidur siang dan gak suka tidur malem. Pas udah kerja, gue menyembah tidur, apa pun bentuknya, gimana pun caranya, dan kapan pun waktunya.

Kira-kira gitu siklus hidup manusia secara singkat dilihat dari keinginan dia untuk tidur. Ketika lo udah bisa ngatur waktu lo dengan baik, menyisakan untuk istirahat, dan nggak ngehajar semua waktu buat kesenangan lo sendiri, tanpa sadar kalo badan lo juga butuh istirahat, naaahh.. itu tanda-tanda lo udah gak mentingin ego lo sendiri. Artinya lo udah lebih dewasa. Lebih renta juga bisa sih.


5.    Mulai Melihat Tanggung Jawab Sebagai Sesuatu yang Menyenangkan
Nah, gue harus bilang di awal kalo tanda yang ini cukup menyeramkan. Buat gue, tanggung jawab ada untuk dihindari. Kalo gue disuruh buat buang sampah sama nyokap, gue sering kali pura-pura tidur. Kalo gue disuruh belanja bulanan sama bokap, gue sering kali pura-pura les sampe malem. Kalo gue punya tugas pas kuliah, terlalu sulit gue hindari, karena dosen ibarat Tuhan buat mahasiswa, penentu kehidupan. Maka cara terbaik yang bisa gue lakukan adalah mepet-mepet sama temen gue yang pinter buat nyalin tugasnya. Sampai akhirnya, di suatu pagi, gue mulai merasa kamar gue terlalu berantakan, buku-buku koleksi gue berserakan di mana-mana begitu juga kepingan-kepingan DVD gue. Terus gue pergi ke suatu toko yang selalu membuat kita ingin membeli produknya, sebut saja Ace Hardware, dan beli rak gantung. Gue mulai ngeberesin dan nyusun barang-barang gue di rak yang baru gue beli. Setelah kamar gue beres, gue bengong sebentar dan terkaget-kaget sama apa yang baru gue kerjain. Gue ngeberesin kamar bukan karena nyokap gue bakal ngomel pas tau kamar gue serupa tempat sampah, tapi gue sadar kamar gue kalo rapi jauh lebih menyenangkan. Hidup gue lebih relax kalo kamar gue rapi dan teratur.

Cukup sulit buat gue menerima kalo gue sekarang suka beresin kamar, karena kemalasan adalah bagian dari personality gue. (terserah apa kata lu, dah). Nah, kalo lo udah mulai bisa ngeliat tanggung jawab lo sebagai sesuatu yang menyenangkan dan berguna buat diri lo sendiri, hati-hati. Mungkin lo udah beranjak dewasa.


Banyak yang bilang, beranjak tua adalah takdir, sedangkan beranjak dewasa adalah pilihan. Bisa jadi bener, kalo lo dilahirin di keluarga yang udah nanggung hidup lo sampe anak cucu lo nanti. Buat gue dan kebanyakan dari lo yang baca ini, beranjak dewasa adalah keharusan. Karena suatu saat, kita mesti ngadepin kenyataan orang tua kita bakal meninggal dan semua tanggung jawab harus ada di pundak kita sendiri.  That sucksWelcome!

Senin, 04 November 2013

Senam Yang Iya iyalah


Udah  liat aja videonya, gua aja ga bisa ngomong cuma bisa ketawa doank ngeliat videonya, kamu mungkin juga bakalan ketawa dan nge-play video ini terus coba deh..

Alasan Cewek Suka Ngomong "Terserah"

Alasan Cewek Suka Ngomong "Terserah"


Cewek adalah makhluk yang susah ditebak, pun susah ditembak. Cewek itu kalau ngomong A, belum tentu kenyataannya A. Bisa jadi B, C, D, dan seterusnya. Ada beberapa kondisi yang bikin cewek susah ditebak, salah satunya adalah waktu dia ngomong “terserah”. Kondisi ini udah pasti bikin cowok jadi bingung sebingung-bingungnya mau jawab apa lagi. Bahkan yang berpengalaman sekalipun kadang kebingungan juga.

Sayangnya, kondisi cewek ngomong “terserah” ini bukan hanya terjadi sekali atau dua kali. Ini sering banget. Perlu kalian garis bawahi, cewek ngomong “terserah” itu sering banget. Kenapa sih bisa kayak gitu? Apa sebenarnya alasan cewek ngomong “terserah”? Nah itu dia yang akan kami bahas kali ini.

Ada beberapa alasan yang sebenernya mendasar kenapa cewek sering bilang “terserah”. Misalnya, cewek itu punya speaker di badannya, kalimat yang terekam adalah kata “terserah”, makanya kalau males jawab, cewek tinggal nge-play speaker di badannya, maka terdengarlah kata “terserah”. Dan cowok akhirnya bingung mau bilang apa lagi karena takut salah.

Oke, bukan itu sebenarnya alasannya. Yang bener sebagai berikut...

Memberi Kesempatan Cowok Buat Jadi Pemimpin
Pada dasarnya, cowok adalah pemimpin. Tapi kadang dalam hubungan percintaan yang gak sehat, si cowok bisa aja posisinya jadi lemah dan berada di bawah si cewek. Entah karena terlalu sayang dan nurut-nurut aja sama ceweknya, atau emang cowoknya gak ngerti. Entahlah. Makanya cewek sesekali memberikan kesempatan buat cowok untuk jadi pemimpin seutuhnya, caranya adalah dengan ngomong “terserah”.

Caranya adalah kalau lagi pacaran dan lagi jalan, pastinya si cowok bakal nanya, “Kita ke mana ya enaknya?” Nah, di situ pasti si cewek nakal sok-sok sibuk sama gadgetnya dan tanpa nengok ke si cowok dia bilang, “Terserah.” Situasi yang cukup mendebarkan. Dalam hati si cewek, “Aku pengen kamu yang bawa aku ke mana aja yang penting bisa bikin aku seneng.” Di sinilah si cowok harus peka dan menyadari bahwa tonggak kekuasaan saat itu ada di tangan dia. Tanpa harus nanya lagi, cowok harus bawa si cewek ke tempat yang seru dan asik. Begitu kira-kira. Jadi cowok-cowok harus tau apa kesukaan si cewek sebelum ngajak kencan, jadi ketika kencan ke mana dan/atau makan apa yang dijawab “terserah”, langsung ajak dia ke tempat yang dia suka plus ada makanan kesukaannya juga. Perlakukan dia dengan cara ‘gentleman’.

Ngetes
Kalau mau jalan sama pacar, minimal salah satu dari pasangan harus udah punya tujuan. Gak mesti dibilang ke pacar tujuannya mau ke mana, yang penting ada tujuan. Sukur-sukur kalau emang udah ngerencanain dan sepakat sebelumnya. Jangan sampai pas udah jalan baru nanya mau ke mananya. Kalau dijawab terserah, tepok jidat deh.

Alasan cewek suka ngomong “terserah” selanjutnya adalah ngetes si cowok. Dalam hal ini si cowok sebelum ngajak jalan harus kepoin si cewek dulu di semua akun social media-nya. Buat apa? Buat tahu keinginan si cewek itu apa. Misalnya dia pernah ngetwit, “Pengen ke tukang bakso deket kuburan deh.” Nah cowok harus inget hal itu, jadi pas si cewek jawab “terserah” kamu-kamu yang perannya sebagai cowok jadi tahu jawaban dari tes tersebut.

Penting banget ya harus tahu? Iya dong. Jawaban terserah itu adalah tes buat cowok. isi hati cewek pas bilang “terserah” itu bisa jadi, “Aku pengin ke tukang bakso deket kuburan, tapi aku gak mau bilang dan penginnya kamu yang ngomong dan harus sesuai sama kepengin aku.” Begitu kira-kira.

Cari Alesan Buat Ngambek
Wahai kaum cowok, kaetahuilah kalau cewek ngambek itu ada dua jenis. Ada yang ngambek karena alesannya jelas, ada juga yang ngambek karena si cewek emang lagi pengen ngambek aja. Contohnya adalah pas cowoknya lupa ada janji nge-date, si cewek ngambek, itu wajar. Tapi ada juga yang cowoknya napas, ceweknya ngerasa keganggu lalu ngambek, itu adalah ngambek yang si cewek emang lagi pengen ngambek aja.

Berdasarkan hal itu, makanya alesan cewek ngomong “terserah” adalah trik supaya nyari alesan yang sedikit wajar supaya dia bisa ngambek. Kenapa? Karena kalau udah di-“terserah”-in, cowok biasanya akan jadi orang yang selalu salah. Contoh, si cowok nanya, “Mau ke mana kita?” Dijawab si cewek, “Terserah.” Si cowok inisiatif, “Nonton yuk?” Dijawab, “Gak mau.” Si cowok berusaha lagi, “Makan aja gimana? Aku tahu tempat yang enak buat makan.” Si cewek kembali berkata, “Gak mau.” Si cowok mulai kesel, “Terus kamu maunya ke mana?” Si cewek berkata, “Terserah.” Lalu si cowok bunuh diri di tempat. Dan si cewek melayangkan senyum iblis.

Sebelum bunuh diri, si cowok pastinya kesel sama si cewek. Tapi inget, kalau cowok ngambek sama cewek, si cewek bakal lebih ngambek lagi. Dan si cewek pun akhirnya bisa melampiaskan keinginannya buat ngambek. Dan tanpa berdosa, karena posisinya waktu itu cowoknya yang (terlihat) salah. Begitu kira-kira.


Oke boys, itulah beberapa alasan kenapa cewek seneng banget baca nyunyu.com, eh, maksudnya cewek seneng ngomong “terserah”. Sekarang coba kalian ngaku, yang cowok pernah ngalamin kondisi kayak gitu nggak? Dan yang cewek, rahasia kalian semua terbongkar, kan?! WAKTU KALIAN SUDAH HABIS BIS BIS!

4 Tanda Chat Kamu dan Dia Akan Segera Berakhir

4 Tanda Chat Kamu dan Dia Akan Segera Berakhir

Semua yang kita mulai pasti akan menemui bagian akhir. Tapi ‘akhir’ kadang datang terlalu dini. Ketika kita sedang merasa ‘excited’ untuk ngobrol sama si doi. Tapi, di ujung sana, si doi gak sebegitunya terhadap kamu. Bahkan, mungkin dia sedang berusaha keras untuk menyudahi pembicaraan kalian.

Emang berat rasanya, ketika kita berharap, tapi di sebelah sana ternyata tidak satu visi dengan kita. Hemm... Biar kalian gak terlalu jatoh amat, nih kita kasih beberapa gejala kalo pembicaraan kalian akan segera berakhir.

1. Iya/Bisa

Kamu: Din, ntar sore bisa ketemu?
Dia : Bisa 
Kamu: Oh.. oke! Tar kasi tau aja dimana maunya ya.
Dia: is typing (tapi gak jadi)
(Dia akhirnya gak bales sampe setengah jam sebelom ‘ketemuan’ itu seharusnya terjadi)
......
Dia: Maaf mas, tadi belom selesei ngetiknya, tadi mau bilang, “Bisa, harusnya sih, tapi hari ini saya udah janji mau makan malem di Marina Bay..”
Mas udah sampe ya di Ancol? Suasananya mirip-mirip kok mas, gak papa ya...

Dalam beberapa kasus, iya di sini hanya berbentuk jempol. Pahit.

Nilai Moral: Jangan teralu excited dengan jawaban baik dari cewek, karena yang ‘ya’ bisa jadi ‘tidak’ dan yang menyenangkan (menurut kamu) pun belom tentu itu yang dipikirkan sama dia.

2. Pertanyaan Dibalas Pertanyaan
Kamu: Din, kamu tuh lagi apa?
Dia: Mau tau aja apa mau tau banget?

Sebaiknya percakapan ini segera disudahi.

Nilai Moral: Lebih bersabar ketika kamu memberikan pertanyaan ke dia, tapi dia nanya yang sama, dan pertanyaan kamu pun tak terjawab. Biasanya habis itu gak ada lagi yang masuk ke HP kamu...

3. Tawa yang Tawar (berlanjut ke smiley

Kamu: Tadi bagus loh perform kamu!!
Dia : hehehe
Kamu: Ih, ktawa doang. Pasti kamu lagi seneng banget kan gara-gara tadi?
Dia : :)

Nilai Moral: Percayalah ‘hehe’ atau smiley merupakan penutup paling efektif dari semua jenis perkataan.

4.  Pertanyaan ‘Mengusir’

Kamu : Eh, udah nonton Titanic yang baru belom?
Dia : Eh, belom mas, yang syutingnya di bulan yah? Eh, btw mas bukannya lagi sibuk nih?
Kamu: Iya sih, tapi kalo kamu yang nemenin mah hayuk ajah.
Dia: Gak, mas... mas kan lagi sibuk tuh, maksut aku, mas kerjain dulu kerjaannya yah!
Aku juga kebetulan mau pergi dulu nih mas, sori yah, daaa..
Kamu: Eh, jadi gimana?
Dia:  (udah di dunia lain)

Nilai Moral: Ketika cewe nanya kamu lagi sibuk? Nanya kamu gak ngapa-ngapain? Nanya kamu kenapa gak pulang?
Bukanlah harus berarti dia pengen sama kamu terus, tapi.... Mengingatkan kamu, untuk segera kembali ke kegiatan kalian dan ‘menjauh’ dari dia. 

Jadi melalui berbagai contoh di atas, kita bisa nemuin beberapa gejala di mana pembicaraan kamu dan dia akan segera udahan... Benarkah ini semua? Ya jelas lah, masa perlu nanya Galileo dulu... mendingan Galilobang.

Kamu pernah mengalami yang mana?

Sabtu, 02 November 2013

5 Hal yang Menular di Sekolah

5 Hal yang Menular di Sekolah


Hampir setengah hari dari aktivitas Anak Baru Gede (ABG) memang dihabiskan di sekolahan mereka. Maka dari itu sekolah sangat mengambil peran yang cukup besar dalam pembentukan karakter anak-anak tersebut.

Gak heran ketika apa pun yang saat itu menjadi tren di sekolah, tren tersebut akan menular dengan cepat. Seperti halnya dalam gadget, kalau saja ada satu anak yang punya gadgetcanggih, pasti cepat atau lambat anak-anak yang lain pun bakal ikutan. Bedanya, kalau jaman dulu pengin gadget canggih terbaru harus dapet ranking 1 dulu, kalau jaman sekarang banyak yang cukup dengan bilang “Pa, temen aku di sekolah udah pake iPhone paling baru, kok aku nggak?” Udah langsung dibeliin. Andai kita juga semudah itu.

Gak cuma soal gadget aja sebenarnya, ada hal lain juga yang ternyata bisa ‘menular’ dengan cepat di kalangan anak-anak sekolah.

Apa tuh? Nih, liat aja nih…

Payung/Jas Hujan/Sweater
Sekarang emang lagi musim hujan, tapi kebanyakan anak sekolahan paling males buat bawa payung/jas hujan/sweater. Gak mau ribet katanya.

Naaaaaah, walaupun mereka udah punya pikiran gak mau ribet, tapi kalau ada satu temen yang bawa, secara gak langsung dan pelan-pelan temen yang lain pun bakalan ikutan bawa. Dan ujung-ujungnya ya jadi satu kelas yang bawa. Saking ramenya sampe di depan kelas udah kayak lagi pameran payung/jas ujan gitu.

Temen Putus
Kalau mendengar kata “Geng” di sekolahan, biasanya yang ada di pikiran kita adalah tentang anak-anak yang kompak. Saking kompaknya, biasanya ke mana-mana suka barengan, pokoknya kalau mereka udah jalan bareng rasa-rasanya kayak ngeliat buruh pabrik bubaran deh. Nutupin jalan.

Tapi ternyata ada satu hukum alam yang aneh nih yang ada di setiap geng, yaitu kalau ada salah satu anggotanya yang abis putus, biasanya putusnya nular. Dan herannya, seandainya ada salah satu anggotanya yang jadian, eeeeeeh malah gak nular. Yang lain tetep jomblo.

Nanya Pas Ada yang Presentasi di Kelas
Hal kayak gini pasti kamu ngerasain banget nih betapa keselnya jadi anggota kelompok yang sedang bertugas untuk mempresentasikan tugas di depan kelas. Biasanya gini, kalau moderator udah nyuruh murid yang gak presentasi nanya tapi ternyata gak ada satu pun murid yang mau nanya, biasanya semuanya juga jadi gak ada yang mau nanya.

Sebaliknya, kalau ada aja satu murid yang nanya-nanya, pasti yang lain bakalan ikut nanya-nanya.

Dan kelas pun jadi rame, suasana jadi kayak lagi perang.
Rawwwr rawwwwr rawwwrrrr.. *timpuk*

Satu Lulus, Lulus Semua Kalau di SD-SMP-SMA, Tapi Pas Kuliah…
Pernyataan yang menyatakan, “Masa-masa sekolah (SD-SMP-SMA) adalah masa-masa yang paling menyenangkan dan enak dikenang.” Itu emang bener banget. Karena di masa itu lah kita menemukan hal-hal yang kita tidak bisa dapatkan di masa-masa kuliah, seperti… senam SKJ.

Dan juga gak cuma itu. Kalau di masa-masa sekolah, kalau satu murid lulus ujian biasanya bakalan nular, jadinya murid yang lain ikutan lulus semua. Semua, gak ada yang nyisa. Gak kayak di kuliahan, kalau ada satu orang yang udah lulus, biasanya malah lebih banyak yang nyisa.

Cacar Air
Dari zamannya Katy Perry jualan seblak, sampe zamannya Adele buka lapak judi ager juga kalau udah satu anak yang kena cacar, pasti satu kelas bakalan kena cacar. Biasanya yang kena cacar pertama kali itu yang dimusuhin.